Jumat, 28 Maret 2014


Sport » Drag Bike
Short URL:
Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat
Ratusan Joki Padati Grand Final Kejurda Drag Bike IMI Jabar 2013
Sun, 22 Dec 2013 | 15:17
Teks : Suhartono
Foto / Video : Suhartono
Dibaca : 43.647 kali
SPORTKU.COM -  Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat menggelar putaran Seri 3 Kejuaraan Drag Bike bertajuk 'Drag Bike IMI Jabar 2013'. Pada putaran Seri 3 ini, IMI Jawa Barat menggelarnya di Sirkuit Deltamas Cikarang, Jawa Barat.

Dari informasi yang berhasil dihimpun oleh SPORTKU.com, event yang sudah dilangsungkan sejak kemarin Sabtu (21/12) ini diikuti oleh setidaknya 500 starter lebih. Ada beberapa kategori kelas yang akan dilombakan. Mulai dari Kelas Wajib yang menggunakan ban Mizzle, kelas Kejurda Jawa Barat dan Kelas Supporting Race.

Sebelumnya IMI Jabar juga telah sukses melaksanakan dua putaran seri. Seri 1 diselenggarakan di Indramayu dan Seri 2 di Sirkuif Brigif Cimahi pada bulan November lalu.

Hadiah puluhan juta rupiah dan trophy telah menanti para juara yang sanggup menaklukkan lintasan sepanjang 201 meter ini. Meski situasi diguur gerimis, namun hal ini tidak mengurangi antusias peserta dan penonton.
SUMBER
SPORTKU.com , is one of the products of Strategi Inisiatif Media, Jakarta - INDONESIA. 
Use our RSS Feeds to get current update :http://mobil.sportku.com/feeds/rss
http://motor.sportku.com/feeds/rss
.
Sport » Drag Bike
Short URL:
Trendypromo Mandira (TPM)
Helmy Sungkar: Joki Terbaik di 'Kelas Istimewa' Berhak Atas Mobil
Tue, 08 Oct 2013 | 08:00
Teks : Suhartono
Dibaca : 47.550 kali
SPORTKU.COM - Helmy Sungkar bersama kendaraan dinasnya, Trendypromo Mandira (TPM) sudah selesai menyelenggarakan Seri 5 Kejuaraan Pertamina Enduro-Comet-K Factory-KYT Drag Bike 201 Meter Champ 2013 akhir pekan kemarin.

Hingga akhir tahun ini, Helmy Sungkar setidaknya masih menyisakan satu putaran lagi yang menurut jadwal akan dilaksanakan pada bulan November mendatang di Senayan, Jakarta. Ada perbedaaan yang terjadi pada musim balap tahun ini.

Dimana penentuan kelas yang menjadi kelas istimewa tidak dilaksanakan pada Seri 5 kemarin. Melainkan masih akan menunggu hingga Seri 6 musim 2013 ini. Hal ini berbeda dengan musim 2012 lalu, yang kelas istimewanya sudah bisa diketahui pada Seri 5.

"Penentuan kelas istimewa yang diambil juara umumnya akan diketahui pada Seri 6 mendatang. Diambil dari peserta terbanyak selama musim 2013. Tapi kalau jumlah peserta ada yang sama maka akan diambil dari hasil tercepat," ungkap Helmy Sungkar.

Ada tida kelas yang berpeluang menjadi kandidat kelas istimewa. Yaitu Kelas Sport 2T Rangka STD s/d 155cc (250 starter), Matic TU s/d 200cc (244 starter) dan Kelas bebek 4T TU s/d 200cc (22 starter). Dari ketiga kelas ini, kelas istimewanya baru akan diketahui pada putaran Seri 6.

Kelas yang terpilih sebagai kelas istimewa juara umumnya berhak atas hadiah utama berupa satu unit mobil. "Hadiah utama Toyota Agya," imbuh Helmy Sungkar. Tunggu saja kelas mana yang akan mendapat predikat kelas istimewa.
Seri 5 Kejuaraan Pertamina Enduro-Comet-K Factory-KYT Drag Bike 201 Meter Champ 2013Drag Bike, Drag Bike Helmy Sungkar, Drag Bike Indonesia, Motor Drag, Trendypromo Mandira
SUMBER
SPORTKU.com , is one of the products of Strategi Inisiatif Media, Jakarta - INDONESIA. 
Use our RSS Feeds to get current update :http://mobil.sportku.com/feeds/rss
http://motor.sportku.com/feeds/rss
.
Event SPONSORSHIP : sponsor@sportku.com

Sport » Drag Bike
Short URL:
Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat
Ratusan Joki Padati Grand Final Kejurda Drag Bike IMI Jabar 2013
Sun, 22 Dec 2013 | 15:17
Teks : Suhartono
Foto / Video : Suhartono
Dibaca : 43.647 kali
SPORTKU.COM -  Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat menggelar putaran Seri 3 Kejuaraan Drag Bike bertajuk 'Drag Bike IMI Jabar 2013'. Pada putaran Seri 3 ini, IMI Jawa Barat menggelarnya di Sirkuit Deltamas Cikarang, Jawa Barat.

Dari informasi yang berhasil dihimpun oleh SPORTKU.com, event yang sudah dilangsungkan sejak kemarin Sabtu (21/12) ini diikuti oleh setidaknya 500 starter lebih. Ada beberapa kategori kelas yang akan dilombakan. Mulai dari Kelas Wajib yang menggunakan ban Mizzle, kelas Kejurda Jawa Barat dan Kelas Supporting Race.

Sebelumnya IMI Jabar juga telah sukses melaksanakan dua putaran seri. Seri 1 diselenggarakan di Indramayu dan Seri 2 di Sirkuif Brigif Cimahi pada bulan November lalu.

Hadiah puluhan juta rupiah dan trophy telah menanti para juara yang sanggup menaklukkan lintasan sepanjang 201 meter ini. Meski situasi diguur gerimis, namun hal ini tidak mengurangi antusias peserta dan penonton.
SUMBER
SPORTKU.com , is one of the products of Strategi Inisiatif Media, Jakarta - INDONESIA. 
Use our RSS Feeds to get current update :http://mobil.sportku.com/feeds/rss
http://motor.sportku.com/feeds/rss
.

Sport » Drag Bike
Short URL:
TDR Racing International Drag Bike Championship
Nih, Kandidat Joki Terbaik TDR Drag Bike
Sun, 12 Jan 2014 | 12:26
Teks : Suhartono
Foto / Video : Sonny Hastara
Dibaca : 37.723 kali
SPORTKU.COM - Tiga kelas utama menjadi penentu para joki untuk berangkat ke Thailand. Ya, Kelas Matic TU s/d 155cc Rangka Standar, Matic TU s/d 200cc Rangka Standar, dan Super Matic FFA adalah kelas yang joki terbaiknya akan melenggang ke Negeri Gajah Putih untuk bertanding dengan para joki berkelas internasional.

Hingga selesai Seri 2 yang sudah dilaksanakan selama tahun 2013 silam, para joki yang terlibat pun sudah memiliki modal point untuk menjadi yang terbaik di kelasnya masing-masing. Seri 3 atau grand final ini sekaligus menjadi penentu bagi mereka untuk lolos ke tahap selanjutnya di Thailand.

Di Kelas Matic TU s/d 155cc, joki Lupromax Drag Bike Team memimpin klasemen sementara dengan angka 41 point. Saiful Cibef dari tim TSS Adnoc Mizzle Tomeco TDR yang mengemas 35 point di posisi kedua. Menyusul di tempat ketiga adalah Ardiansyah Ucil dari Lupromax Drag Bike Team dengan 33 point.

Posisi puncak Kelas Matic TU s/d 200cc sementara ini masih menjadi milik Cendy Gerry dari tim TSS Adnoc Mizzle Tomeco TDR yang mengantongi angka 41 point. Dengan modal 29 point, joki Daniel Kecil dari tim FG Racing Izzma Speed bertengger di posisi kedua. Dan di urutan ketiga ditempati Adi S. Tuyul dari Lupromax Drag Bike Team yang sementara ini hanya mengemas 25 point.

Sementara di Kelas Super Matic FFA menjadi milik Imam Ceper dari tim Yong Jaya TDR JFK Motorsport. Joki asal Kota Jakarta ini sukses melenggang ke posisi puncak dengan 45 point. Posisi dua dan tiga masing-masing ditempati oleh Adi S. Tuyul (Lupromax Drag Bike Team) dengan 36 point dan Alvan Cebonk (TSS Adnoc Mizzle Tomeco TDR) dengan 25 point.
Klasemen sementara Matic TU s/d 155cctdr drag bike, drag bike, tdr, drag bike senayan, drag bike jakarta, drag bike thailand, tdr racing
Klasemen sementara Super Matic FFAtdr drag bike, drag bike, tdr, drag bike senayan, drag bike jakarta, drag bike thailand, tdr racing
Klasemen sementara Kelas Matic TU s/d 200cctdr drag bike, drag bike, tdr, drag bike senayan, drag bike jakarta, drag bike thailand, tdr racing
Editor : Andi Wahyudi
SUMBER
SPORTKU.com , is one of the products of Strategi Inisiatif Media, Jakarta - INDONESIA. 
Use our RSS Feeds to get current update :http://mobil.sportku.com/feeds/rss
http://motor.sportku.com/feeds/rss
.
Event SPONSORSHIP : sponsor@sportku.com

Sport » Drag Bike
Short URL:
TDR Drag Bike
TSS Tomeco Racing Team Kirim 2 Joki ke Thailand
Wed, 15 Jan 2014 | 10:51
Teks : Suhartono
Foto / Video : Sonny Hastara
Dibaca : 24.213 kali
SPORTKU.COM - Musim balap 2014 akan menjadi catatan manis bagi Tomo Speed Shop (TSS) Tomeco Racing Team. Tim balap asal Jakarta itu sudah siap untuk menghadapi kompetisi drag bike di Thailand. Dalam event yang dilaksanakan oleh TDR Racing itu, tim besutan Tomo akan mengirimkan dua jokinya sekaligus, Saiful Cibef dan Cendy Gerry.

Cendy Gerry memastikan berangkat ke Negeri Gajah Putih setelah dirinya unggul dengan 54 point di Kelas Matic TU s/d 200cc Rangka Standar. Dalam klasemen akhir TDR Racing International Drag Bike Championship, dia mengungguli dua joki lainnya, yakni Adi S. Tuyul dan Daniel Kecil.

Sementara satu joki lagi, Saiful Cibef merupakan pemenang hasil penyeringan event Pertamina Enduro Comet K Factory KYT Drag Bike Day Battle Championship milik Helmy Sungkar. Cibef unggul di klasemen terakhir Kelas Matic TU s/d 200cc.

"Persiapan sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Yang penting fisik dan mental pembalap harus kita persiapkan dengan matang," ungkap Tomo yang mengaku tahun ini merupakan tahun keempat bagi dirinya ikut berkompetisi di drag bike Thailand.

Berbicara soal target, yang pasti bisa meraih podium. Dengan persiapan yang sudah dilakukan, Tomo Speed Shop Racing Team justru tak muluk-muluk membicarakan hal ini.

"Kalau juara satu sih masih sulit. Sulit karena yang pasti mesin berbeda, mental pembalap sana jauh lebih strong. Paling target juara 2, 3 atau 4," aku Tomo.

Thailand yang dipandang sebagai kiblat para joki di Indonesia memang terbilang mumpuni soal adu kecepatan di trek lurus. Dari segi manapun disana (Thailand) jauh berbeda atau lebih maju dengan Indonesia.

"Dari segi motor yang akan digunakan di Thailand juga pasti sedikit berbeda. Mental pembalap dan pengenalan sirkuit jauh berbeda antara Indonesia dan Thailand. Lampu sensor start juga berbeda, ini yang paling besar pengaruhnya," pungkas Tomo.
Tomo, TSS Tomeco Racing Teamtdr drag bike, drag bike, tdr, drag bike senayan, drag bike jakarta, drag bike thailand, tdr racing, adnoc, mizzle, tss drag bike team, tomo speed shop (tss), saiful cibef, cendy gerry
Editor : Andi Wahyudi
SUMBER
SPORTKU.com , is one of the products of Strategi Inisiatif Media, Jakarta - INDONESIA.

Drag Bike 2014 Klaten; Milik Lokal Hero 7.336 Detik, Ninja Tune-Up!

 
ManiakMotor - Cerita serunya Ninja memang bukan hanya di pegunungan dan desa di Jepang, asalnya legenda Ninja benaran. Ninja di Indonesia yang pakai mesin juga tak kalah seyem. Eh maksudnya Ninja di drag bike, pak. Apalagi kalau bukan Ninja Tune-Up yang sering cetak best time di event-event lokalan trek lurus. Itu pun sudah biasa.
Kali ini ada artinya. Artinya kelas ini diikuti 29 starter yang jarang terjadi di seputaran Jateng dan Jogja. Tepatnya pada King Of Battle Drag Bike Championshp di sirkuit Gantiwarno, Klaten, Jateng (15/3). Makin berarti, disapu joki tuan rumah. “Kami dari zona Jakarta pun hadir dengan Ninja Tune-up,” bilang Vincent dari tim tim Vincent’s VND JFK Racing (Jakarta) dengan joki andalan Imam Ceper. Kelas ini juga diikti tim Jatim.
Tapi apa yang terjadi? Nah baca terus! “Prediksi saya justru akan dipegang pembalap non unggulan, terutama tuan rumah. Mereka sering latihan di sirkuit licin ini. Mereka tahu cara melajukan motor sejak start,” bilang Eko Chodox Sulistyo dengan mimik serius.
Boleh jadi, Chodox sudah pesimis bisa podium pertama dan mengulang 7,1 detik lewat Ninja TU OTD Hasil Ayam (Jogja). Makanya, meski berstrategi dengan start paling awal, ia gagal. Chodox hanya mampu 7.409 detik. Termasuk beberapa starter berikutnya kesulitan. Maklum, Ninja Tune-Up biasanya sudah bermain 7.1 detik.
Posisi Chodox langsung digeser Alvan Cebonk, Fandi Pendol dan Bowo Samsonet. Hingga datang Dhenny Khunting menguncinya jadi 7.336 detik. Dhenny bisa disebut lokal hero yang paham karakter lintasan. “Joki Klaten kalo setting ya di sini, kuncinya di start. Tak boleh nafsu, harus pas antara putaran mesin dan melepas kopling,” sebut Dhenny.
Ninja digas si Dhenny milik tim Kolor Ijo lewat juru korek Yuda Sanjaya alias Kemo. Padahal, Ninja ini jarang terdengar kemampuannya. Pengapiannya pun standar, kecual koil milk YZ125. Tapi itu tadi, Dhenny sering latihan di situ yang bisa memanfaatkan grip ban di lintasan licin. Ardel
BACA JUGA


  



Drag Bike 2014 Klaten; Vega Bebek 130 4T TU 8.289 Detik, Klep Titanium, CDI Pro Drag!



ManiakMotor - Jadi partai pembuka, Bebek 4-T 130 cc TU langsung berhadapan joki Jateng dan Jatim. Pantauan langsung di sirkuit Gantiwarno, Klaten, Jateng (15/3) tampak muka-muka pembalap papan atas dua provinsi tersebut. Di waktu yang sama, Jatim yang rajin gelar balap karapan tak ada event.
Juga  geografis Klaten, masih dalam jangkauan mereka dari Jatim, “Ini kali pertama main  di Jateng. Soal kuantitas Jatim tak kalah, tapi memang Jateng dan Jogja masih unggul korekan. Uji tanding dengan Crypton 130 OTD salah satu motivasi hadir di sini,” bilang Aris Sheehan Wijaya, kliker dari tim CN Alin Wijaya asal Kediri, Jatim seraya menyebut dii Jatim korekan doi kerap podium. Wow!
Itu artinya bukan Bonek alias Bondo Nekat,  tapi kompetitif. Apalagi lewat  joki Jhon PK asal Pamekasan (Madura). Jhon 2014 ini jarang bermain di seputaran Jateng dan Jogja, “Karakter lintasan di sini masih paham lah. Macam Gantiwarno ini harus pandai menyesuaikan putaran mesin dan  kopling. Aspal agak licin,” kata Jhon yang tahun lalu bersama Pele itu.
Diikuti 19 starter, selain Jhon,juga ada Richo Bochel, Tony Chupank, Dadang Japronk, Arif Tijil duta Jatim. Wah, skill mereka memang berani diadu dengan Eko Chodox, Dwi Batank, Hendra Kecil wakil tuan rumah.
Klep titanium
Seperti disebut Chodox, Crypton OTD Hasil Ayam korekan Nugroho alias Potter punya kans besar. Chodox mengaku tak mudah bermain di lintasan di kaki  gunung ini, “Serba salah, main rpm tinggi ban melintir, main rpm bawah pun kurang ngegrip,” kata Chodox yang sempat tak goyah di posisi kedua dengan 8.348 detik.
Seperti di judul atas, adalah Jhon PK yang bisa menggeser catatan waktu joki kelas wahid asal Semarang itu. Power Yamaha Vega yang dibawa Jhon berarti oke tuh. “Klep pakai titanium. Dari material tadi kita yakin memang bisa kompetitif, spek inti yang lain kompresi di 14,2:1, durasi kem 270o, spek ini masih disuntik dengan  pengapian CDI Rextor Pro Drag,” sebut Aries yang akan membeberkan detail korekan pada tulisan modifikasi.
Oke deh, selamat! Ardel
BACA JUGA


Drag Bike 2014 Klaten; Monita Vs Puput, Monita Unggul 0,2 Detik Braket 9 Detik!


ManiakMotor - Dheny Kunting (Klaten) boleh saja pemegang best time semua kelas dengan 7.336 detik. Catatan itu terjadi lewat Ninja Tune-Up Kolor Ijo. Tapi duel Monita Permata Wijaya Vs Puput Cempluks di braket 9 detik adalah pemanis Battle Of King Drag Bike Championship di sirkuit Gantiwarno (15/3) Klaten, Jateng.
Dari total 268 starter di event garapan Total Sportindo ini , hanya mereka berdua yang disebut joki halus. Maksudnya perempuan brosist,  pantaslah jadi perhatian. Di samping itu aura rivalitas keduanya memang sudah bukan rahasia, "Nggak lah! Biar tak ada kelas wanita, aku sengaja datang buat menguji refleks tangan setelah insiden di Pantai Depok lalu,” kalem Monita.
Lain dengan Puput yang ayu jelita itu. Si neng ini punya nama lengkap Rizki Putri. Puput justru punya motivasi dengan hadirnya pacar sekaligus mentor balapnya. Wah udah punya pacar, reporter tambah gigit jari, tuih. “Mudah-mudahan bisa tampil optimal, saya pakai motor baru,” bilang Puput sebelum race dimulai.
Spek FU standar yang mereka gunakan di kelas ini bukan spesialisasi keduanya. Tahu sendiri, Monita biasa dengan Ninja standar, Puput selalu dengan FU 200. Keduanya dilepas bersamaan membuat penonton penasaran. Bahkan mendadak Eko Chodok Sulistyo dan Raditya Rangga bos Kolor Ijo (Nganjuk)  berjabat tangan di pinggir lintasan. Wah, ada apa gerangan tuh?
Empat lampu prestage dan stage menyala, di saat itulah pandangan mata tertuju pada keduanya.  Monita melesat lebih dulu dan  memang lebih unggul 0,2 detik yakni 9.213 detik.  Catatan waktu itu pun menempatkan Monita di podium keempat alias mengalahkan 10 joki cowok yang lain. Ardel  
BACA JUGA


        

Drag Bike 2014 Klaten; FU Kolor Ijo Pakai Klep CBR Sikat Bebek 200, Tapi 7.832 Detik

ManiakMotor - Dominasi Jatim di King Of Battle Drag Bike Championship 2014 (15/3)kembali dikunci pada kelas bergengsi  Bebek 200 cc. Adalah pasukan Kolor Ijo asal Nganjuk (Jatim) yang dikomando Raditya Rangga yang melibasnya. Catatannya jauh dari target, toh semua merasakan lintasan licin aspal Gantiwarno, Klaten, Jateng.
“Target memang 7,2 detik, tapi faktor lintasan seperti jadi musuh yang tak mungkin dikalahkan. Podium pertama dengan 7.832 detik tidaklah terlalu menggembirakan,” kilah Angga sembari tetap bersyukur karena masih bisa podium pertama. Ya, semua harus disyukuri.  
Padahal FU Kolor Ijo  telah riset ulang untuk mencapai target. Misalnya klep pakai CBR yang ditulisan sebelumnya masih dirahasiakan. Diameter klepnya 26 mm masuk dan buang 23 mm. “Klepnya enteng,  mekanikal kerja mesin lebih  ringan. Selain itu flow pada porting juga meningkat, otomatis tenaganya padat.  Tapi ini Masih terus diriset untuk janji 7,2 detik,” jelas Conk, mekanik Kolor Ijo, tapi saat diintip Pak Conk pakai kolor putih.   
Dadang Japronk salah satu joki Kolor Ijo menilai, ada perubahan tenaga FU, toh tak bisa diumbar di lintasan licin. Doi  justru mengurangi tenaga FU ini saat start, agar sesuai dengan grip ban dengan aspal. Tenaganya malah justru mubazir di Klaten.
Kejutan justru diberikan Antonius Petruk (Jogja) dengan FU milik tim Taken H. Andi Abakura. Macam Dadang, Petruk juga bisa podium kedua dengan  7.853 detik lewat atur-atur tenaga. Ardel
BACA JUGA





Drag Bike 2014 Banjarnegara; 550 Starter, Wow! Chodox Jadi Caleg!

ManiakMotor - Benar prediksi potrtal ini. Banjarnegara yang masuk wilayah karesidenan Banyumas di Jateng,  punya tradisi balap karapan yang mengakar. Buktinya di Kapolres Cup Drag Bike Championship 2014 (seri 1) di lintasan Kenteng-Madukara (depan kampus Politeknik), Banjarnegara (23/3), pesertanya menyemut, ngalahin jumlah peserta kampanye.
Tuh peserta  tembus 570 starter, 70% adalah jagoan lokal yang memang hanya muncul musiman.  Macam di event yang digarap Serayu Production menggandeng Club Motor Solo (CMS) ini.  Itu lantaran cerdiknya penyelenggara membidik kelas FU standart dan Ninja rangka standart.
Sayangnya animo yang tinggi itu terbentur izin pemakaian lintasan. Semula di alun-alun Banjarnegara,  tapi terpaksa pindah. “Mudah-mudahan seri berikutnya bisa di tempat semula,” kata Adam, koordinator penyelenggara.
Diakui Jhon PK (Madura), “Tipikal aspalnya ideal, tapi lintasan sangatsempit. Riskan untuk kelas sport, di ujung lintasan juga harus lebih ekstra waspada,” nilai Jhon yang mulai kembali bertaji itu.
Dari lokasi dilaporkan beberapa joki papan atas tampak hadir seperti Dwi Batank (Semarang), Hendra Kecil (Magelang), VP Mboted (Jogja). Mereka siap berkompetisi sekaligus menghibur ribuan pasang mata yang sudah memadati sisi kanan-kiri lintasan di balik pagar BRC. Sayang meski sudah membayar tiket 25 ribu, mereka tak akan saksikakan aksi maesto drag bike tanah air Eko Chodox Sulistyo.
“Minggu ini aku libur, lagi santai bersama keluarga. Tapi saya nggak ikut jadi caleg seperti isu,” kata Chodox sembari ngakak dari balik telepon. Chodox menaku berada di Kalimantan bersama nona-nona manis. Nah lo! Oke deh, kita tunggu laporan selanjutnya, tak kalah seru dengan MotoGP tuh! Ardel
BACA JUGA



Drag Bike 2014 Banjarnegara; Koreksi Rasio Ninja OTD Tembus 7.182 Detik, Huhui..!

ManiakMotor - Sempat dikeluhkan beberapa joki lantaran lintasan sempit dan sedikit menikung plus menurun di ujung lintasan.  Tapi di Sport 2-Tak 155 cc TU alias Ninja Tune-Up justru cepat. Lima podium teratas bermain di 7,1-7,2 detik (hasil lomba) dalam Kapolres Cup Drag Bike Championship 2014 di Banjarnega, Jateng, 23 Maret.  
Menurut Muslih Wuri (Jogja) yang cetak best time 7.182 detik, bisa maksimal lantaran tetap fokus pada 200 meternya. Lepas finish baru bekerja keras. “Itu yang saya lakukan pada tenaga Ninja tune up,” kata Muslih yang kalem tapi beringas di atas motor itu.
Seperti biasa dan memang sudah biasa kekuatan lama pada Ninja OTD, Ninja OP27 dan Ninja Majestic. Ya, mudah-mudahan sampeyan tidak bosan, sambil berdoa semoga kekuatan lebih merata lagi. Wkwkwk...  
Maklumlah di daerah Ninja TU disebut kelas para raja dan paling ditunggu. Selain kecepatannya, suaranya khas mesin 2-tak yang racing. Apalagi bau asapnya wangi dengan bahan bakar oktan tinggi dicampur oli racing. Huhui, cing.
Dwi Batank (Semarang) mampu cetak 7.196 detik sebenarnya sudah optimis mengunci kelas yang diikuti 20 starter ini. Tapi sayang, harapan itu pupus, setelah Muslih Wuri dengan percaya diri tinggi dengan mesin yang memang diunggulkan. “Karena memang kuncinya di percaya diri, tak usah risau ujung trek yang menikungt. Apalagi ada revisi rasio untuk meminimalisir sliding,” bilang Muslih yang diangguki Nugroho alias Potter sebagai juru korek.
Rasio gigi 1 dan 2 direvisi. Saat ini pakai 17/30 (1) dan 19/26 (2). Jika cerita tidak terlalu banyak sliding, reduksi gigi ini lebih close atau nyambung dari gigi satu kedua. Ya, otomatis hitungannya lebih berat dari yang terdahulu! Ardel
BACA JUGA


Drag Bike 2014; Joki Cewek Trek Lurus, Namanya Bibit Eka

ManiakMotor - Jangan dulu tanya soal kemampuan, masih belum setara Monita Wijaya (Jogja), Pupud Cempluk (Sragen) dan Sabrina Sameh. Tapi soal mencuri perhatian, cewek dengan spesifikasi 163 cm/53 Kg ini tak kalah untuk selera reporter, wkwkwk.
Coba tanya pada yang hadir di Kapolres Cup Drag Bike Championship (seri 1) di Banjarnegara, Jateng (23/3) lalu. Apalagi cewek yang punya nama lengkap Bibit Eka Andiah Riya Buana ini sempat mengeyam sekolah calon pramugari. “Saat ini aku lebih suka dengan dunia racing, memang tak mudah dan butuh perjuangan. Hendra Kecil adalah inspirasiku,” kata Bibit, begitu dara kelahiran 3 April 1995 ini akrab disapa.
Oh pantes, kemarin nempel Hendra  terus. Katanya dari dulu doi suka nonton balap. Kali ini ada kesempatan untuk ikut jadi pembalapnya. “Skill dan fighting spiritnya yang aku suka,” puji Bibit yang memang asli bibit joki cewek Banjarnegara itu. Oh ya, Bibit ngaku masih jomblo, loh. Di event kemarin coba ikut kelas braket 9 detik dengan spek motor FU standart. Masih jauh, time-nya 11 detik.
Cerita lebih dalam, dari semua kelas yang dilombakan pemilik ‘superbowl’ 38A ini paling suka dengan spek Ninja rangka standart. Iya, seperti Ninja milik Harlan Jaya Motor (Salatiga) yang diajak foto bareng doi. Baginya, ini seperti sosok lelaki yang cool dari luar tapi gahar bila sudah  diajak main.
Main apaan? “Kebayang deh, dinaiki, dijepit, digoyang-goyang dikit kalo udah siap baru baru dibetot habis. Pastinya, tidak jump start! Kalo itu mah, nggak bikin puas,” bisik Bibit yang bikin jantung reporter dag-dig-dug serrr.  Ardel
BACA JUGA


   

The new Bernabéu will be the stuff of dreams

NEWS | 17/02/2014
“The new Bernabéu will be a special, unique and spectacular stadium”, said Florentino Pérez.
The Santiago Bernabéu will change its aspect in the coming years as it carries on being a worldwide reference for both sport and architecture. The project lead by GMP and L35 Ribas won the competition held to design a stadium that will become an international icon.

In the words of Florentino Pérez, the new Santiago Bernabéu “will be a privileged territory for the emotions and pride of our fans. We want it to be the best stadium in the world, with maximum comfort, an icon of architecture and cutting edge. The best stadium is a unique position, and it will be a world symbol. A special stadium, unique and spectacular”.
We want it to be the best stadium in the world.
“Four world-renowned teams presented proposals. But we had to chose one, and we opted for the one submitted by GMP and L35 Ribas. This cutting edge project perfectly reflects the objectives that we wanted. It possesses great beauty and the possibility of fitting it together with our sporting development calendar”.

Volkwin Marg
For his part, Volkwin Marg, founder and owner of GMP said: “We have had the honour of participating in the construction of more than 20 stadiums, but this is the most important project of our career. We present the most important stadium of a new generation. The design reflects the values of the legendary club that is Real Madrid. Also, the removable roof allows the enjoyment of different events with different purposes. Sporting, cultural and leisure events that will bring all sorts of different people to the building who previously had never even thought of going”.

Senin, 10 Maret 2014

Sport » Drag Bike
Short URL: 
Tomo Speed Shop (TSS)
Adi S. Tuyul & Bayu Ucil Andalan TSS Drag Bike Team di 2014
Fri, 14 Feb 2014 | 14:55
Teks : Suhartono
Dibaca : 5.995 kali
SPORTKU.COM - Tim balap asal Jakarta, Tomo Speed Shop (TSS) mengaku tengah sibuk dengan kegiatan awal musim ini untuk mempersiapkan tim. Joki Cendy Gerry dan Saipul Cibef yang jadi andalan Tomo Speed Shop kini tak lagi memperkuat tim drag bike yang digawangi oleh Tomo.

"Formasi tim berubah. Musim 2014 ini kita memakai joki Adi S. Tuyul dan Bayu Ucil yang sudah kontrak satu tahun dengan tim saya," ungkap Tomo.

Selain mengandalkan dua joki tersebut, TSS Drag Bike Team juga mempunyai dua joki cabutan. Dua joki tersebut adalah Dadang Japrong dan  Ivan Bangun.

"Kalau kejuaraan yang akan kami ikuti event Trendypromo Mandira (TPM), event TDR dan event-event di wilayah Jakarta serta Jawa Barat. Kalau Kejurnas Drag Bike kami tidak ikut. Kejurnas justru tidak jelas baik dari segi hadiah maupun regulasinya. Tapi kalau event yang akan kami ikuti memang mereka sudah rapi penyelenggaraannya," cetus Tomo.

Mengenai kelas yang akan diikuti, Tomo mengatakan masih akan fokus di lima kelas saja. Fokus di Kelas Matic 155cc, Matic 200cc, Matic 300cc, Free For All (FFA), dan Kelas Bebek 4T s/d 200cc.

"Untuk di Kelas Matic 155cc kami juga menggunakan motor Suzuki Nex yang disupport langsung oleh Suzuki. Suzuki Nex kalau buat di drag bike bagus, tapi harus dilakukan riset terus. Yang jadi kendala itu di sparepartnya yang belum banyak dijual umum," tambah Tomo yang tahun ini mendapat dukungan sponsor dari Tomeco, ban Mizzle, helm GM, TDR dan Alpinestars Proriders.
Tomo, pemilik TSS Drag Bike Teamtdr drag bike, drag bike, tdr, drag bike senayan, drag bike jakarta, drag bike thailand, tdr racing, adnoc, mizzle, tss drag bike team, tomo speed shop (tss), saiful cibef, cendy gerry
Editor : Andi Wahyudi
SUMBER
SPORTKU.com , is one of the products of Strategi Inisiatif Media, Jakarta - INDONESIA. 
Use our RSS Feeds to get current update :http://mobil.sportku.com/feeds/rss
http://motor.sportku.com/feeds/rss