Jumat, 28 Maret 2014


Sport » Drag Bike
Short URL:
Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat
Ratusan Joki Padati Grand Final Kejurda Drag Bike IMI Jabar 2013
Sun, 22 Dec 2013 | 15:17
Teks : Suhartono
Foto / Video : Suhartono
Dibaca : 43.647 kali
SPORTKU.COM -  Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat menggelar putaran Seri 3 Kejuaraan Drag Bike bertajuk 'Drag Bike IMI Jabar 2013'. Pada putaran Seri 3 ini, IMI Jawa Barat menggelarnya di Sirkuit Deltamas Cikarang, Jawa Barat.

Dari informasi yang berhasil dihimpun oleh SPORTKU.com, event yang sudah dilangsungkan sejak kemarin Sabtu (21/12) ini diikuti oleh setidaknya 500 starter lebih. Ada beberapa kategori kelas yang akan dilombakan. Mulai dari Kelas Wajib yang menggunakan ban Mizzle, kelas Kejurda Jawa Barat dan Kelas Supporting Race.

Sebelumnya IMI Jabar juga telah sukses melaksanakan dua putaran seri. Seri 1 diselenggarakan di Indramayu dan Seri 2 di Sirkuif Brigif Cimahi pada bulan November lalu.

Hadiah puluhan juta rupiah dan trophy telah menanti para juara yang sanggup menaklukkan lintasan sepanjang 201 meter ini. Meski situasi diguur gerimis, namun hal ini tidak mengurangi antusias peserta dan penonton.
SUMBER
SPORTKU.com , is one of the products of Strategi Inisiatif Media, Jakarta - INDONESIA. 
Use our RSS Feeds to get current update :http://mobil.sportku.com/feeds/rss
http://motor.sportku.com/feeds/rss
.
Sport » Drag Bike
Short URL:
Trendypromo Mandira (TPM)
Helmy Sungkar: Joki Terbaik di 'Kelas Istimewa' Berhak Atas Mobil
Tue, 08 Oct 2013 | 08:00
Teks : Suhartono
Dibaca : 47.550 kali
SPORTKU.COM - Helmy Sungkar bersama kendaraan dinasnya, Trendypromo Mandira (TPM) sudah selesai menyelenggarakan Seri 5 Kejuaraan Pertamina Enduro-Comet-K Factory-KYT Drag Bike 201 Meter Champ 2013 akhir pekan kemarin.

Hingga akhir tahun ini, Helmy Sungkar setidaknya masih menyisakan satu putaran lagi yang menurut jadwal akan dilaksanakan pada bulan November mendatang di Senayan, Jakarta. Ada perbedaaan yang terjadi pada musim balap tahun ini.

Dimana penentuan kelas yang menjadi kelas istimewa tidak dilaksanakan pada Seri 5 kemarin. Melainkan masih akan menunggu hingga Seri 6 musim 2013 ini. Hal ini berbeda dengan musim 2012 lalu, yang kelas istimewanya sudah bisa diketahui pada Seri 5.

"Penentuan kelas istimewa yang diambil juara umumnya akan diketahui pada Seri 6 mendatang. Diambil dari peserta terbanyak selama musim 2013. Tapi kalau jumlah peserta ada yang sama maka akan diambil dari hasil tercepat," ungkap Helmy Sungkar.

Ada tida kelas yang berpeluang menjadi kandidat kelas istimewa. Yaitu Kelas Sport 2T Rangka STD s/d 155cc (250 starter), Matic TU s/d 200cc (244 starter) dan Kelas bebek 4T TU s/d 200cc (22 starter). Dari ketiga kelas ini, kelas istimewanya baru akan diketahui pada putaran Seri 6.

Kelas yang terpilih sebagai kelas istimewa juara umumnya berhak atas hadiah utama berupa satu unit mobil. "Hadiah utama Toyota Agya," imbuh Helmy Sungkar. Tunggu saja kelas mana yang akan mendapat predikat kelas istimewa.
Seri 5 Kejuaraan Pertamina Enduro-Comet-K Factory-KYT Drag Bike 201 Meter Champ 2013Drag Bike, Drag Bike Helmy Sungkar, Drag Bike Indonesia, Motor Drag, Trendypromo Mandira
SUMBER
SPORTKU.com , is one of the products of Strategi Inisiatif Media, Jakarta - INDONESIA. 
Use our RSS Feeds to get current update :http://mobil.sportku.com/feeds/rss
http://motor.sportku.com/feeds/rss
.
Event SPONSORSHIP : sponsor@sportku.com

Sport » Drag Bike
Short URL:
Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat
Ratusan Joki Padati Grand Final Kejurda Drag Bike IMI Jabar 2013
Sun, 22 Dec 2013 | 15:17
Teks : Suhartono
Foto / Video : Suhartono
Dibaca : 43.647 kali
SPORTKU.COM -  Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat menggelar putaran Seri 3 Kejuaraan Drag Bike bertajuk 'Drag Bike IMI Jabar 2013'. Pada putaran Seri 3 ini, IMI Jawa Barat menggelarnya di Sirkuit Deltamas Cikarang, Jawa Barat.

Dari informasi yang berhasil dihimpun oleh SPORTKU.com, event yang sudah dilangsungkan sejak kemarin Sabtu (21/12) ini diikuti oleh setidaknya 500 starter lebih. Ada beberapa kategori kelas yang akan dilombakan. Mulai dari Kelas Wajib yang menggunakan ban Mizzle, kelas Kejurda Jawa Barat dan Kelas Supporting Race.

Sebelumnya IMI Jabar juga telah sukses melaksanakan dua putaran seri. Seri 1 diselenggarakan di Indramayu dan Seri 2 di Sirkuif Brigif Cimahi pada bulan November lalu.

Hadiah puluhan juta rupiah dan trophy telah menanti para juara yang sanggup menaklukkan lintasan sepanjang 201 meter ini. Meski situasi diguur gerimis, namun hal ini tidak mengurangi antusias peserta dan penonton.
SUMBER
SPORTKU.com , is one of the products of Strategi Inisiatif Media, Jakarta - INDONESIA. 
Use our RSS Feeds to get current update :http://mobil.sportku.com/feeds/rss
http://motor.sportku.com/feeds/rss
.

Sport » Drag Bike
Short URL:
TDR Racing International Drag Bike Championship
Nih, Kandidat Joki Terbaik TDR Drag Bike
Sun, 12 Jan 2014 | 12:26
Teks : Suhartono
Foto / Video : Sonny Hastara
Dibaca : 37.723 kali
SPORTKU.COM - Tiga kelas utama menjadi penentu para joki untuk berangkat ke Thailand. Ya, Kelas Matic TU s/d 155cc Rangka Standar, Matic TU s/d 200cc Rangka Standar, dan Super Matic FFA adalah kelas yang joki terbaiknya akan melenggang ke Negeri Gajah Putih untuk bertanding dengan para joki berkelas internasional.

Hingga selesai Seri 2 yang sudah dilaksanakan selama tahun 2013 silam, para joki yang terlibat pun sudah memiliki modal point untuk menjadi yang terbaik di kelasnya masing-masing. Seri 3 atau grand final ini sekaligus menjadi penentu bagi mereka untuk lolos ke tahap selanjutnya di Thailand.

Di Kelas Matic TU s/d 155cc, joki Lupromax Drag Bike Team memimpin klasemen sementara dengan angka 41 point. Saiful Cibef dari tim TSS Adnoc Mizzle Tomeco TDR yang mengemas 35 point di posisi kedua. Menyusul di tempat ketiga adalah Ardiansyah Ucil dari Lupromax Drag Bike Team dengan 33 point.

Posisi puncak Kelas Matic TU s/d 200cc sementara ini masih menjadi milik Cendy Gerry dari tim TSS Adnoc Mizzle Tomeco TDR yang mengantongi angka 41 point. Dengan modal 29 point, joki Daniel Kecil dari tim FG Racing Izzma Speed bertengger di posisi kedua. Dan di urutan ketiga ditempati Adi S. Tuyul dari Lupromax Drag Bike Team yang sementara ini hanya mengemas 25 point.

Sementara di Kelas Super Matic FFA menjadi milik Imam Ceper dari tim Yong Jaya TDR JFK Motorsport. Joki asal Kota Jakarta ini sukses melenggang ke posisi puncak dengan 45 point. Posisi dua dan tiga masing-masing ditempati oleh Adi S. Tuyul (Lupromax Drag Bike Team) dengan 36 point dan Alvan Cebonk (TSS Adnoc Mizzle Tomeco TDR) dengan 25 point.
Klasemen sementara Matic TU s/d 155cctdr drag bike, drag bike, tdr, drag bike senayan, drag bike jakarta, drag bike thailand, tdr racing
Klasemen sementara Super Matic FFAtdr drag bike, drag bike, tdr, drag bike senayan, drag bike jakarta, drag bike thailand, tdr racing
Klasemen sementara Kelas Matic TU s/d 200cctdr drag bike, drag bike, tdr, drag bike senayan, drag bike jakarta, drag bike thailand, tdr racing
Editor : Andi Wahyudi
SUMBER
SPORTKU.com , is one of the products of Strategi Inisiatif Media, Jakarta - INDONESIA. 
Use our RSS Feeds to get current update :http://mobil.sportku.com/feeds/rss
http://motor.sportku.com/feeds/rss
.
Event SPONSORSHIP : sponsor@sportku.com

Sport » Drag Bike
Short URL:
TDR Drag Bike
TSS Tomeco Racing Team Kirim 2 Joki ke Thailand
Wed, 15 Jan 2014 | 10:51
Teks : Suhartono
Foto / Video : Sonny Hastara
Dibaca : 24.213 kali
SPORTKU.COM - Musim balap 2014 akan menjadi catatan manis bagi Tomo Speed Shop (TSS) Tomeco Racing Team. Tim balap asal Jakarta itu sudah siap untuk menghadapi kompetisi drag bike di Thailand. Dalam event yang dilaksanakan oleh TDR Racing itu, tim besutan Tomo akan mengirimkan dua jokinya sekaligus, Saiful Cibef dan Cendy Gerry.

Cendy Gerry memastikan berangkat ke Negeri Gajah Putih setelah dirinya unggul dengan 54 point di Kelas Matic TU s/d 200cc Rangka Standar. Dalam klasemen akhir TDR Racing International Drag Bike Championship, dia mengungguli dua joki lainnya, yakni Adi S. Tuyul dan Daniel Kecil.

Sementara satu joki lagi, Saiful Cibef merupakan pemenang hasil penyeringan event Pertamina Enduro Comet K Factory KYT Drag Bike Day Battle Championship milik Helmy Sungkar. Cibef unggul di klasemen terakhir Kelas Matic TU s/d 200cc.

"Persiapan sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Yang penting fisik dan mental pembalap harus kita persiapkan dengan matang," ungkap Tomo yang mengaku tahun ini merupakan tahun keempat bagi dirinya ikut berkompetisi di drag bike Thailand.

Berbicara soal target, yang pasti bisa meraih podium. Dengan persiapan yang sudah dilakukan, Tomo Speed Shop Racing Team justru tak muluk-muluk membicarakan hal ini.

"Kalau juara satu sih masih sulit. Sulit karena yang pasti mesin berbeda, mental pembalap sana jauh lebih strong. Paling target juara 2, 3 atau 4," aku Tomo.

Thailand yang dipandang sebagai kiblat para joki di Indonesia memang terbilang mumpuni soal adu kecepatan di trek lurus. Dari segi manapun disana (Thailand) jauh berbeda atau lebih maju dengan Indonesia.

"Dari segi motor yang akan digunakan di Thailand juga pasti sedikit berbeda. Mental pembalap dan pengenalan sirkuit jauh berbeda antara Indonesia dan Thailand. Lampu sensor start juga berbeda, ini yang paling besar pengaruhnya," pungkas Tomo.
Tomo, TSS Tomeco Racing Teamtdr drag bike, drag bike, tdr, drag bike senayan, drag bike jakarta, drag bike thailand, tdr racing, adnoc, mizzle, tss drag bike team, tomo speed shop (tss), saiful cibef, cendy gerry
Editor : Andi Wahyudi
SUMBER
SPORTKU.com , is one of the products of Strategi Inisiatif Media, Jakarta - INDONESIA.

Drag Bike 2014 Klaten; Milik Lokal Hero 7.336 Detik, Ninja Tune-Up!

 
ManiakMotor - Cerita serunya Ninja memang bukan hanya di pegunungan dan desa di Jepang, asalnya legenda Ninja benaran. Ninja di Indonesia yang pakai mesin juga tak kalah seyem. Eh maksudnya Ninja di drag bike, pak. Apalagi kalau bukan Ninja Tune-Up yang sering cetak best time di event-event lokalan trek lurus. Itu pun sudah biasa.
Kali ini ada artinya. Artinya kelas ini diikuti 29 starter yang jarang terjadi di seputaran Jateng dan Jogja. Tepatnya pada King Of Battle Drag Bike Championshp di sirkuit Gantiwarno, Klaten, Jateng (15/3). Makin berarti, disapu joki tuan rumah. “Kami dari zona Jakarta pun hadir dengan Ninja Tune-up,” bilang Vincent dari tim tim Vincent’s VND JFK Racing (Jakarta) dengan joki andalan Imam Ceper. Kelas ini juga diikti tim Jatim.
Tapi apa yang terjadi? Nah baca terus! “Prediksi saya justru akan dipegang pembalap non unggulan, terutama tuan rumah. Mereka sering latihan di sirkuit licin ini. Mereka tahu cara melajukan motor sejak start,” bilang Eko Chodox Sulistyo dengan mimik serius.
Boleh jadi, Chodox sudah pesimis bisa podium pertama dan mengulang 7,1 detik lewat Ninja TU OTD Hasil Ayam (Jogja). Makanya, meski berstrategi dengan start paling awal, ia gagal. Chodox hanya mampu 7.409 detik. Termasuk beberapa starter berikutnya kesulitan. Maklum, Ninja Tune-Up biasanya sudah bermain 7.1 detik.
Posisi Chodox langsung digeser Alvan Cebonk, Fandi Pendol dan Bowo Samsonet. Hingga datang Dhenny Khunting menguncinya jadi 7.336 detik. Dhenny bisa disebut lokal hero yang paham karakter lintasan. “Joki Klaten kalo setting ya di sini, kuncinya di start. Tak boleh nafsu, harus pas antara putaran mesin dan melepas kopling,” sebut Dhenny.
Ninja digas si Dhenny milik tim Kolor Ijo lewat juru korek Yuda Sanjaya alias Kemo. Padahal, Ninja ini jarang terdengar kemampuannya. Pengapiannya pun standar, kecual koil milk YZ125. Tapi itu tadi, Dhenny sering latihan di situ yang bisa memanfaatkan grip ban di lintasan licin. Ardel
BACA JUGA


  



Drag Bike 2014 Klaten; Vega Bebek 130 4T TU 8.289 Detik, Klep Titanium, CDI Pro Drag!



ManiakMotor - Jadi partai pembuka, Bebek 4-T 130 cc TU langsung berhadapan joki Jateng dan Jatim. Pantauan langsung di sirkuit Gantiwarno, Klaten, Jateng (15/3) tampak muka-muka pembalap papan atas dua provinsi tersebut. Di waktu yang sama, Jatim yang rajin gelar balap karapan tak ada event.
Juga  geografis Klaten, masih dalam jangkauan mereka dari Jatim, “Ini kali pertama main  di Jateng. Soal kuantitas Jatim tak kalah, tapi memang Jateng dan Jogja masih unggul korekan. Uji tanding dengan Crypton 130 OTD salah satu motivasi hadir di sini,” bilang Aris Sheehan Wijaya, kliker dari tim CN Alin Wijaya asal Kediri, Jatim seraya menyebut dii Jatim korekan doi kerap podium. Wow!
Itu artinya bukan Bonek alias Bondo Nekat,  tapi kompetitif. Apalagi lewat  joki Jhon PK asal Pamekasan (Madura). Jhon 2014 ini jarang bermain di seputaran Jateng dan Jogja, “Karakter lintasan di sini masih paham lah. Macam Gantiwarno ini harus pandai menyesuaikan putaran mesin dan  kopling. Aspal agak licin,” kata Jhon yang tahun lalu bersama Pele itu.
Diikuti 19 starter, selain Jhon,juga ada Richo Bochel, Tony Chupank, Dadang Japronk, Arif Tijil duta Jatim. Wah, skill mereka memang berani diadu dengan Eko Chodox, Dwi Batank, Hendra Kecil wakil tuan rumah.
Klep titanium
Seperti disebut Chodox, Crypton OTD Hasil Ayam korekan Nugroho alias Potter punya kans besar. Chodox mengaku tak mudah bermain di lintasan di kaki  gunung ini, “Serba salah, main rpm tinggi ban melintir, main rpm bawah pun kurang ngegrip,” kata Chodox yang sempat tak goyah di posisi kedua dengan 8.348 detik.
Seperti di judul atas, adalah Jhon PK yang bisa menggeser catatan waktu joki kelas wahid asal Semarang itu. Power Yamaha Vega yang dibawa Jhon berarti oke tuh. “Klep pakai titanium. Dari material tadi kita yakin memang bisa kompetitif, spek inti yang lain kompresi di 14,2:1, durasi kem 270o, spek ini masih disuntik dengan  pengapian CDI Rextor Pro Drag,” sebut Aries yang akan membeberkan detail korekan pada tulisan modifikasi.
Oke deh, selamat! Ardel
BACA JUGA


Drag Bike 2014 Klaten; Monita Vs Puput, Monita Unggul 0,2 Detik Braket 9 Detik!


ManiakMotor - Dheny Kunting (Klaten) boleh saja pemegang best time semua kelas dengan 7.336 detik. Catatan itu terjadi lewat Ninja Tune-Up Kolor Ijo. Tapi duel Monita Permata Wijaya Vs Puput Cempluks di braket 9 detik adalah pemanis Battle Of King Drag Bike Championship di sirkuit Gantiwarno (15/3) Klaten, Jateng.
Dari total 268 starter di event garapan Total Sportindo ini , hanya mereka berdua yang disebut joki halus. Maksudnya perempuan brosist,  pantaslah jadi perhatian. Di samping itu aura rivalitas keduanya memang sudah bukan rahasia, "Nggak lah! Biar tak ada kelas wanita, aku sengaja datang buat menguji refleks tangan setelah insiden di Pantai Depok lalu,” kalem Monita.
Lain dengan Puput yang ayu jelita itu. Si neng ini punya nama lengkap Rizki Putri. Puput justru punya motivasi dengan hadirnya pacar sekaligus mentor balapnya. Wah udah punya pacar, reporter tambah gigit jari, tuih. “Mudah-mudahan bisa tampil optimal, saya pakai motor baru,” bilang Puput sebelum race dimulai.
Spek FU standar yang mereka gunakan di kelas ini bukan spesialisasi keduanya. Tahu sendiri, Monita biasa dengan Ninja standar, Puput selalu dengan FU 200. Keduanya dilepas bersamaan membuat penonton penasaran. Bahkan mendadak Eko Chodok Sulistyo dan Raditya Rangga bos Kolor Ijo (Nganjuk)  berjabat tangan di pinggir lintasan. Wah, ada apa gerangan tuh?
Empat lampu prestage dan stage menyala, di saat itulah pandangan mata tertuju pada keduanya.  Monita melesat lebih dulu dan  memang lebih unggul 0,2 detik yakni 9.213 detik.  Catatan waktu itu pun menempatkan Monita di podium keempat alias mengalahkan 10 joki cowok yang lain. Ardel  
BACA JUGA