Drag Bike 2014 Jelang Semarang; Ninja Rangka Standar, Hendra Vs Batank, Kejar 7.2 Detik!
- Created on Friday, 31 January 2014 14:31
ManiakMotor -
Ninja Rangka Standar pemegang rekor 7,2 detik milik tim So-Tech Racing
Team (Semarang) pasti hadir di Best Of The Best Drag Bike 2014. Event
ini berlangssung di sirkuit Tawang Mas, Semarang, Jateng, 2 Februari
2014. Jokinya Dwi Batank (Semarang) dan juru koreknya Solikhin pada
Ninja berkelir kombinasi hitam-oranye yang telah disegarkan lagi.
Iya
sih, sebatas ganti ring piston, kampas kopling dan oli mesin. Tapi
mesin 2-tak itu terasa mengembalikan kesegarannya. Apalagi digas joki
paham kondisi lintasan Tawang Mas seperti Batank. “Hasil setting
sementara konstan di 7,3-7,4 detik, kendala cuaca bisa jadi penyebab
gagal ulangi rekor. Bila normal, main di Pantura menjanjikan tuh,” kata
Batank sambil sebut bahwa Ninja frame standartnya sudah over stroke 1 mm dengan bandul kruk-as ZX.
Biacara
Ninja frame standart wilayah Semarang memang diminati dan dinanti.
Makanya, Rudi Zulkarnain dari Ndayak Racing Pro selaku penyellenggara
memprediksi kelas ini tembus di atas 30 starter plus kategori lokal.
Tapi di balik itu, ada yang ditunggu persaingan Hendra Kecil (Magelang)
dan Dwi Batank. “Kita akan gas di Semarang, jokinya Hendra,” bilang
Taufik Omponk, bos tim OP 27, Jogja.
Tim
yang mengandalakn juru korek Andoex alias Aan ini bisa disebut ‘rival’
sejati pasukan So-Tech. Makanya, untuk mengukuhkan diri sebagai tim
penguasa Ninja, tahun ini Hendra resmi dikontrak OP 27 untuk kelas
sportnya. Pertemuan tiga ‘pertandingan’ yang sama-sama dihadiri
keduanya, Batank unggul, kedudukan 2-1.
“Bicara
rekor tak mudah diulang, karena cuaca dingin aspal kurang panas membuat
daya grip ban juga kurang. Apalagi bila tempat acara sempat diguyur
hujan, ya sulit. Fokus pada podium saja. Nantinya, rekor pertemuan jadi
3-1. Hehehe,” canda Batank.
Walau bercanda tetap sebagai tantangan. Ardel
BACA JUGA
Drag Bike 2014; Joki Vs Timing, Gadis Berbikini ‘Kolor Ijo’, Sabrina Vs Monita, Lyla
- Created on Sunday, 02 February 2014 11:21
Bagi Chodox yang menepati janji akan hadir di Nganjuk, timing
yang mirip model ‘race america’ bakal jadi tantangan. “Tahu sendiri,
model sensornya mengunci satu titik. Susah ‘ditembak’, penyisihan harus
main aman dulu,” kata Chodox sambil mengabarkan drag bike di Tawang Mas
(Semarang) terancam batal lantaran banjir. Waduh...
Pembalap
dan mekanik meski berhitung lantaran trek bakal basah. Tekanan ban,
setting spuyer, final gir, sampai teknik main gas bakal menguras
konsentrasi. Kesimpulannya, timing system dan lintasan basah jadi hiasan
lomba kali ini.
Belum
lagi, konsentrasi mata dan pikiran terbagi dengan hadirnya empat gadis
ber ‘Kolor Ijo’ yang siap panaskan suasana. Mereka ini yang akan mengisi
mandi motor, cuci motor dan membasahi motor alias bike wash.
Saat kenalan dengan reporter sih, menyebut namanya Zhie, Dita, Nila,
dan Anggi. Lengkap dengan pin BB tuh! Wkwkwk.. Makin panas,dari
pandangan mata sudah hadir joki cewek dari pasukan Monita Fans Club
(MFC), juga Sabrina Sameh dan Lyla.
Tuh, lihat foto-foto mereka. Gasss... eh tapi ngomong-ngomong berani tidak, empat cewek itu pakai bikini sembari cuci motor? Ardel
BACA JUGA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar