Jumat, 28 Februari 2014


Drag Bike 2014 Jelang Jogja; Hujan Abu Gunung Kelud, Race Masih ‘Abu-Abu’!

ManiakMotor - Seperti dilansir jalur penerbangan ke Jogja-Solo ditunda akibat hujan abu vulkanik dari letusan Gunung Kelud. Hal itu pun bisa berdampak pada VSC Drag Bike Nite Race 2014. Event yang dipromotori oleh Nadjib M. Saleh ini sediakalanya akan berlangsung Sabtu malam hingga Minggu dinihari di lintasan Pantai Depok, Parangtritis, Jogja (16/2).
Beberapa dragbiker yang berada di seputaran Jogja seperti Yogie Keycot, Monita Permata Wijaya melaporkan bahwa abunya memang tebal.  Lalu bagaimana dengan kelanjutan race? “Kita lihat perkembangan, InsyaAllah tetap jalan. Mudah-mudahan besok di Jogja sudah tidak hujan abu lagi dan abu disirkuit hilang oleh terpaan angin laut,”jawab Nadjib lewat pesan elektronik. 
Atas dasar itu pula beberapa pembalap pan atas seperti Hendra Kecil (Magelang) belum memastikan tetap akan balap atau tidak, “Belum tahu nih, di sini saja hujan abunya lumayan tebal,” bilang Muflihun manejer pribadi sekaligus ortu HK-sapaan akrab pembalap paling bersinar 2013 lalu. Ya, kita tunggu saja perkembangan selanjutnya!
Pastinya, Fauzan Conk mekanik yang kondang lewat FU Kolor Ijo asal Malang dan Dadang Japronk dari Kediri mengabarkan bahwa saat ini kondisi mereka aman jaya. Maklum dua daerah itu terhitung dekat dengan sumber letusan Kelud, ”Memang semalam sempat was-was, suara dentumannya sangat terasa, menggelegar. Tadinya juga ada rencana balap ke Jogja,” ungkap Dadank yang satu kota kota dengan Ivan Bangun (Kediri itu). Oke deh! Ardel.

Drag Bike 2014 Jelang Jogja; Hadir Yamaha V-Ixion Solo, Lawan Tiger Di Sport 4T 200 cc?

ManiakMotor - Begadang jangan begadang dari Bang Haji yang ingin jadi Bang Presiden. Nih sama dengan begadang yang ini, ada perlunya.  Malam minggu nanti, kembali ada  VSC Drag Bike Nite Race 2014 atau 15 Februari 2014. Mulai Sabtu sore lanjut hingga Minggu dinihari.
“Awas masuk angin, balapnya di pinggir pantai Depok, Jogja,” buka Nadjib M.  Saleh, bos Venture Sport Club (Jogja) yang punya hajatan. Disebutkan oleh pria berkumis tebal itu dibuka 20 kelas, lengkap dengan kelas-kelas eksibisi yang menghibur seperti kelas khusus wanita dengan FU standart dan OMR RX King. Info pendaftaran lebih lengkap silahkan kontak langsung ke 0811283737.
Beberapa ‘aktor’ utama d ikelas-kelas panas seperti bebek 200, 130, Ninja rangka standart dan Ninja tune up tak ingin lewatkan event ini. Apalagi event di Solo yang direncana berbarengan (Minggu) dikabarkan ditunda lantaran kawasan Standion Manahan harus steril terkait kunjungan SBY.
Tak kalah menarik, dengan kabar hadirnya Yamaha V-Ixion ‘Solo’ di kelas sport 4-tak 200 cc. “Iya mas, ini kita lagi prepare terus. Mesin kembali dibongkar ganti boring kejar 200 cc, kemarin masih 187 cc. Dengan piston TDR 61 mm, stroke 65 mm, ketemu cc 189,9 cc,” sebut Galih Gendon dari Ide Ketip Speed yang punya Vixion.
Galih berharap Vixion bisa cocokdengan arena trek lurus dengan dukungan Karburator PJ 34 yang diteruskan   klep Thunder (24/21 mm). Untuk sementara, Vixion ini belum janji apa-apa dengan sepotong spesifikasi tersebut. Namanya juga pendatang baru. Tunggu saja updatenya di portal ini. Ardel.

Drag Bike 2014 Tegal; FU Solo Tercepat 7.644 Detik, Piston 70 mm RGS, Bebek 4T TU 200!

ManiakMotor – Kemarin FU Solo yang ikut di Bebek TU 4T 200 Cc dengan CDI Vortex-nya diprediksi akan menang. Tunner sekaligus pemiliknya Wawan Kristiarto berjanji akan memberi kejutan dengan joki Dwi Batank. Di Mizzle Hydra King Of Battle Drag Bike Championship  The Series 2014 di sirkuit Jalan Lingkar Utara (Jalingkut), Tegal, Jateng (9/2), hal itu dibuktikan keduanya.
Aksi FU Solo
Batank (Semarang) selaku joki berhasil podium pertama  dengan time seperti pada judul di atas. Saat bersamaan Wans - sapaan akrabnya - juga diberi kejutan istri tercinta, “Aku harus pulang sekarang. Mendadak dikabari istri mau melahirkan, anak pertama. Benar-benar kejutan ini,” bilang Wans seraya menyebut nama istrinya Flaviana Rista. Selamat jadi bapak bro!
Kejutan itu sendiri nyaris spesial, bila saja posisi Bayu Ucil (Purwodadi) tetap kedua tak digeser Achonk Samsonet (Jakarta). Samsonet menggeber Honda Sonic milik tim Marcellio Semarang. 
Sebelum Achonk, Batank dan Ucil kokoh  pertama dan kedua.  Ucil sendiri bisa disebut joki lapis kedua, artinya FU Solo itu memang lagi top performa. “Lega juga setelah Eko Chodox, Hendra Kecil, Taufiq Omponk tak mampu geser posisi Ucil,” bilang Suswanto alias Kecil mekanik pendamping Wans.
Katanya, CDI Vortex itu menyesuaikan dengan piston produk RGS yang berdiameter 70 mm, sebelumnya 69 mm. Tetap mengarah pada efisiensi volumetrik, untuk klep sebelumnya pakai titanium. Event ini kembali pakai klep EE dengan diameter masuk-buang 24/21 mm.
Ada lagi perubahan mendasarnya, “Saat ini pakai 6 speed, sebelumnya masih bertahan dengan 5 percepatan. Nyatanya, torsinya lebih dapat. Tapi ini pun belum terlalu sip, Vortex-nya masih bisa dimapping pada event-event selanjutnya,” kata Batank yang siap menunju event Pertamina Enduro Drag Bike awal Maret mendatang. 
Sipp! Kapan nih bisa 7.2 detik, hehe. Ardel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar