Drag Bike 2014 Klaten; Milik Lokal Hero 7.336 Detik, Ninja Tune-Up!
- Created on Monday, 17 March 2014 17:18
ManiakMotor -
Cerita serunya Ninja memang bukan hanya di pegunungan dan desa di
Jepang, asalnya legenda Ninja benaran. Ninja di Indonesia yang pakai
mesin juga tak kalah seyem. Eh maksudnya Ninja di drag bike, pak. Apalagi kalau bukan Ninja Tune-Up yang sering cetak best time di event-event lokalan trek lurus. Itu pun sudah biasa.
Tapi apa yang terjadi?
Nah baca terus! “Prediksi saya justru akan dipegang pembalap non
unggulan, terutama tuan rumah. Mereka sering latihan di sirkuit licin
ini. Mereka tahu cara melajukan motor sejak start,” bilang Eko Chodox
Sulistyo dengan mimik serius.
Boleh jadi, Chodox
sudah pesimis bisa podium pertama dan mengulang 7,1 detik lewat Ninja TU
OTD Hasil Ayam (Jogja). Makanya, meski berstrategi dengan start paling
awal, ia gagal. Chodox hanya mampu 7.409 detik. Termasuk beberapa
starter berikutnya kesulitan. Maklum, Ninja Tune-Up biasanya sudah
bermain 7.1 detik.
Posisi Chodox langsung
digeser Alvan Cebonk, Fandi Pendol dan Bowo Samsonet. Hingga datang
Dhenny Khunting menguncinya jadi 7.336 detik. Dhenny
bisa disebut lokal hero yang paham karakter lintasan. “Joki Klaten kalo
setting ya di sini, kuncinya di start. Tak boleh nafsu, harus pas
antara putaran mesin dan melepas kopling,” sebut Dhenny.
Ninja digas si Dhenny
milik tim Kolor Ijo lewat juru korek Yuda Sanjaya alias Kemo. Padahal,
Ninja ini jarang terdengar kemampuannya. Pengapiannya pun standar,
kecual koil milk YZ125. Tapi itu tadi, Dhenny sering latihan di situ
yang bisa memanfaatkan grip ban di lintasan licin. Ardel
BACA JUGA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar